Television Rules & Regulations for Keanu

Akhir2 ini di media sosial seperti Facebook, Kaskus, dan lain sebagainya lagi rame petisi orang-orang meminta untuk menghentikan sebuah tayangan yang setiap malam muncul di tv. Tayangan tersebut berisi adegan orang2 joged, menjelekkan satu dan lainnya, atau jokes yang terkadang menjurus ke arah dewasa. Hal ini disebabkan banyaknya kejadian yang akhir2 ini disebabkan oleh maraknya tayangan tersebut di TV, dari anak kecil melepas celana lalu joged di depan kelas lah, dan lain sebagainya.

Serem ya? Tapi harus diingat bahwa hal tersebut juga terjadi karena memang demand dari masyarakat kita meminta tayangan televisi seperti itu.

Saya sendiri dari Keanu bayi rulesnya akan televisi sangat jelas: hanya diperbolehkan menyetel babyTV dan Disney Junior atau tayangan televisi anak dari luar negeri. Ngga bermaksud sombong, tapi memang saya lebih rela gak ada wireless internet deh daripada ngga sewa tv kabel. Saya rela menekan keperluan lain demi bisa membayar televisi berbayar setiap bulan. Saya sangat strict akan informasi yang masuk ke telinga maupun mata Keanu, karena menurut saya anak seumur Keanu akan sangat mudah mempelajari hal-hal yang tidak baik. Saya selalu meminta kepada mbak dan babysitter di rumah untuk tidak pernah mengganti channel tv apabila Keanu sedang berada di depan televisi. Pokoknya cuma boleh acara TV anak-anak dan dari luar negeri deh. Terkadang tentunya Keanu bosan dan meminta diganti ke tontonan lain. Saya coba menanggulangi kebosanannya dengan membeli video cd lagu anak2, dari karya Pak Kasur sampai lagu-lagu luar negeri. Senangnya sewaktu Keanu di umur 29 bulan bisa hafal lagu Pok Ame Ame, Rasa Sayange, Satu Dua Tiga, Diobok Obok, Selamat Ulang Tahun, Potong Bebek Angsa, My Bonnie, Hello, Let’s Sing Together, If You Happy and You Know It, London Bridge is Falling Down, dan lain sebagainya. Saya bahkan tidak mau Keanu mengenal lagu-lagu Coboy Jr, menurut saya lagu mereka bukan untuk dikenal anak kecil, IMHO. Saya merasa anak-anak ya harus dikenalkan dengan lagu anak-anak. Ada masanya mereka nanti mengenal lagu2 yang bercerita akan rasa cinta kepada lawan jenis.

Menurut saya sih sulit rasanya meminta perubahan terjadi di dunia pertelevisian Indonesia, karena sudah jelas demandnya ada, dan memang mayoritas kita semua terdiri dari masyarakat yang memang menyukai tontonan seperti itu. Jadi, mau tidak mau jalan terbaik memang perubahan datang dari diri kita sendiri. Entah kenapa, saya juga tidak menikmati tontonan seperti itu, tapi bukan berarti saya sok classy ya, saya lebih menyukai tontonan kontes2 macam ANTM, Top Chef, Master Chef, etc. Saya dikasih tontonan berat kaya NatGeo juga langsung puyeng, hahaha, bukan saya banget! Saya sendiri tidak pernah minat nonton acara2 televisi lokal tersebut karena merasa bosan melihat orang-orang itu lagi. Dari pagi sampai malam, disuguhinnya mereka lagi-mereka lagi. Belum melihat orang-orang kerjaannya joged melulu, such a wasteeee of my time.

Jadi, seperti itulah pola pengajaran saya ke Keanu dalam mengenal televisi. Kalau kamu bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s