part 1

An Anniversary Letter to My Husband

“Hai Wulaaannn”

Warram, 21 June 2005
That day, I still could not forget the moment when you called me out loud. That I was confused, because as far as I concerned we were not very close. To be precised, we contacted for once, when I met warram’s boys while eating at the mall, even that time you were a shy person as if you were too bored with me. You were a shy person. But that side is what made me curious, and at the same time confused later on because suddenly you become friendly.

I don’t know why that conversation went smoothly, like we knew each other for long, whereas it was our first conversation. I still remember really with your talks that night which was actually full of rags, but I was nervous when you ask for my number.
Ewa: What is your phone number? (getting out a phone from your pocket)
Wulan: 08122787971
Ewa: Wait, my phone book is full. Calm down, I will erase one number for you.

If I recall, I was confused because I did not have something to say, I was shy. There’s a butterfly in my stomach. Actually, previously I was never into believing into love at the first sight. But when I met you that night, I suddenly felt that I must take back all the words. Yes, love at the first sight exists. And I felt that when I met you.

I really remember we did not get into the process of “hitting on each other”, all flew just like a water. After that night, suddenly we became Ewa’s Wulan and Wulan’s Ewa, that was how people called us. Our parents were confused, where we met, how could we be getting along, because they never heard of us getting to know each other. They were confused because we did not have the same school. Although you said that you like to go over my school to meet your friends who were actually my friends too, but the funny thing is that I’ve never seen you. We really just met twice at the place where you hang out, and suddenly inseparable. – with Fatwa

View on Path

Dealing With Bag Reseller (my version as written in femaledaily)

Hello semua.. mau sharing ya, pengalaman aku beli di reseller..
Selama kuliah di Belanda aku suka beli tas di ebay, dimana menurut aku lebih aman karena aku bisa authenticate dulu di TPF, lalu transaksi ditengahi sama paypal, sehingga suatu saat ketauan palsu, aku bisa minta refund (dengan bukti surat tertulis dari authenticator). Tapi mengingat skrg aku udah ga di Belanda lagi tp di Indo, dimana disini pajaknya suka ga kira2, aku ga berani lagi belanja di Ebay. Mulailah aku ngelirik reseller2 tas yang bertebaran di FB dan IG. Sebenarnya selama ini aku tuh ngga pernah tertarik beli di reseller Indo, dengan pemikiran aku suka takut kalau barang yang aku dapet palsu, mengingat di Indo ini barang kw bertebaran banyak banget ya… Sampai pada suatu saat aku tertarik ngeliat sebuah tas A di reseller B. Anyway, aku sengaja ga akan tulis detail tas yang aku beli dan nama resellernya ya, akan aku jelaskan kenapa nanti di akhir.

Aku beli sebuah tas di bulan Desember 2013 dengan konsep cod, jadi aku screening langsung tasnya, begitupun suamiku, dan kami berdua merasa bahwa itu asli krn dari baunya dan jg leathernya. Walaupun ini pengalaman pertama aku beli tas brand itu, dan aku pun tidak mengedukasi diri aku dulu sebelum transaksi, aku ngga ngecek apakah model itu ada atau tidak, aku main langsung deal krn harganya murah banget (under 5mio untuk leather), dengan alasan ini udah tas lama makannya murah, dan memang sih tas ini berasa banget sign of use nya alias udah terlihat tua. Sebelum aku transfer, aku tanya lewat WA ke resellernya apakah bisa refund kalau ternyata fake (karena aku akan meng-authenticate ke TPF) dan resellernya bilang bisa (aku mengcapture semua pembicaraan kita by whatsapp).

Beres terima tas itu, walaupun hati pengen buru2 pake, aku pilih buat difoto2 dulu, di authenticate ke TPF, baru deh aku pake setelah terbukti asli. Tiba2 terfikir aku pengen authenticate ke authenticator berbayar supaya lebih afdol, mengingat kadang reseller suka ngeles dan ga mau terima kalo cuma authenticate sebatas TPF doang. Aku pakai jasa authenticate4u, bayar sekitar 7.5 usd, kirim foto2 sedetail mungkin di akhir Desember 2013 (tas masih blm ku pake). Aku pun memutuskan udahlah ga usah di authenticate di TPF, karena pakai authenticator berbayar lebih jos kan tuhh…

Kebetulan authenticate4u ada masalah sama hosting web nya, jadi mereka bilang di FB bahwa semua request authenticate bag tertahan sampai kira2 pertengahan Januari. Selama itu pula si tas belum aku sentuh, krn aku ga mau pake kalo blm ada bukti memang tas itu asli. Iseng2 nunggu jawaban dari Authenticate4u, aku coba authenticate di TPF dan selang beberapa jam keluar jawaban yang bikin aku shock: 100% believe that this is fake. definitely fake. thank you for your great picture, it make us easier to judge that this bag is fake from modaqueen.

Stress ga sih bacanya? Walaupun nominal uangnya hanya under 5mio, tapi buat aku itu tetep uang. Tanpa nunggu balasan Authenticate4u akupun whatsapp reseller tersebut sambil deg2an, karena takut dia ga mau refund. Aku sampe blg: Mba, potong aja fee mba sebagai reseller dr uang yg udah ku transfer, yang penting 90% dr uangku kembali. Karena aku merasa si reseller ini baiiiikkk sekali dan sangat responsive di awal2 kita ngobrol, dan mungkin dia pun hanya sbg reseller, jd dia gak tau jg bahwa barangnya palsu. Dia pun menjawab bahwa dia kaget bahwa itu palsu, dan awalnya dia mempertanyakan kok bisa sih TPF judgje itu palsu padahal kan ga megang? Aku jawab mungkin seri tas tersebut memang ga pernah keluar, dan biar bagaimanapun aku akan stick sama keputusan TPF. Aku ga mau end up sama tas palsu berapapun harganya karena aku ga bisa jual lagi, apalagi di FD (double your money back, duhh jadi rugi bandar yaa hihi). Walaupun dari obrolan terlihat jelas bahwa dia merasa itu asli, krn katanya yang nitip jual ke dia ini barangnya selalu asli, tapi akhirnya dia mau refund dan ga pake debat2 kusir segala, dia bilang bahwa kalau mba ga yakin ya silahkan refund, saya ga mau kehilangan mba sbg customer juga. Detik kita whatsapp an itu juga, uang aku kembali utuh, dan besoknya kurir datang ambil tas tersebut.

Selang beberapa hari kemudian, email dari Authenticate4u masuk dan lagi2 NOT AUTHENTIC. Dan si reseller juga masih kontak aku dan blg: “mba, asal mba tau itu tas auth kok.. beli di Prada outlet..” ya dia masih keukeuh itu asli tp dengan lagi2 kata2 yang baik dan tidak menyerang. Walaupun udah ada bukti tertulis dari Authenticate4u aku ngga merasa perlu membalas dgn berdebat tp aku blg “oh gitu mbaa.. iya maaf ya mba tp sy masih ttp percaya sama TPF” dan dia pun membalasnya tetep ramah dan bilang “gpp kalo mba ga yakin.. jangan kapok ya mbak belanja ke saya”

Karena dia ramah itulah aku memutuskan ga nulis namanya disini dan juga tas yang aku beli, karena aku menghargai kerjaan dia jg sebagai reseller. Reseller jg bukan berarti full salah, bisa jadi mereka jg dikadalin orang yang nitip, menurut pandangan aku ya… Ilmu yang aku ambil dr sini ya aku ngerasa sbg buyer kita harus banyak2 educate diri sendiri dulu sblm tergiur sama harga atau produk yang dijual.. Lalu harus bener2 dealing with trusted reseller karena salah2 kita bisa2 kehilangan uang krn mostly reseller keukeuh barang mereka asli.. Reseller yang baik sih menurut aku ya kaya reseller yang aku dealing ini, mereka tetap bisa diajak diskusi dan ga tiba2 main block atau delete contact. Selain itu juga kalau dealing with reseller kitanya ga boleh males buat authenticate, baik di FD, TPF atau kalau ada budget lebih ya pake jasa authenticator seperti Carol Diva (untuk LV), mypoupette, etinceler (chanel), Authenticate4u, atau Fakespotter. Bener2 pelajaran buat aku, smg bisa jadi tambahan info buat FDers lainnya.

PG Special Day tema hari ini Rainy Day, soalnya tema bulan ini Air. Anak2 diminta bawa jas hujan. Biasanya yang jadi juru foto saya, mama Kiara, atau mama San. Eh saya ngga bisa karena ada meeting, Kiara sama San sakit, jd mamanya ga ke skul. Alhamdulillah ada yang mengabadikan walaupun dari belakang, makasih Teh Ullie😂😂 tapi jadi tau serunya special day rainy day sampe ada hujan buatan dari Miss Budi 😘😘😘

#repathTehUllie – with Fatwa

View on Path

🔹asuransi kesehatan mahal walhasil tahun kedua ga dibayar ✔️
🔹makan indomie minimal seminggu 3x ✔️
🔹kalo ga indomie ya nasi pake telor atau nasi pake nugget ✔️
🔹kuliah sambil kerja, pas winter keasyikan kerja akhirnya ga masuk kuliah sama sekali. soalnya tiap bangun pagi, ngantuk banget plus kedinginan jd diem aja di rmh. walhasil mata kuliah banyak failed, alhamdulillah setelah ujian remed 2 kali, lulus juga ✔️
🔹kalo sakit apapun gejalanya obatnya selalu tolak angin ✔️
🔹males bayar abonemen public transport, merasa lbh murah pake sepeda. apa daya badan pendek jadi belinya sepeda anak2 😅✔️

sekian.

#repathKadek

View on Path

Surprise Kinder Surprise :)

IMG_8582-0

ada yang kegirangan dikasih Kinder Surprise berbiji2..

Jadi ceritanya Keanu nih sukaaaa bgt sama Kinder Joy + Kinder Surprise. Semua di keluarga tau Nanu crazy about kinder surprise, walaupun dia cuma suka bukanya aja bukan makan coklatnya. Umi dan Eyangti nya paling suka bawa oleh2 buat Nanu ya kinder2an ini. Iseng, Bundanya inisiatif nyisihin satu dari sekotak Kinder Surprise yang biasanya dibeli pas weekend di swalayan, nyumputin di lemari es, selama berbulan2 sampai kekumpul 10 jenis berbeda2. Niatnya ngikutin buat video2 ngebuka2 surprise egg yang ada di Youtube, karena Keanu jg suka banget ntn video2 surprise egg.

Akhirnya tadi pagi blg sama Ayahnya buat ngeshoot ekspresi Keanu pas liat kumpulan telor coklat yang udah dikumpulin secara diem2, dan inilah hasilnya: GIRANG BANGET! sampe senyum2 terus.. Ayahnya ngeshoot dari awal sampe semua kinder egg nya dibuka.

Seneng deh nak, liat kamu happy.. Tinggal abis ini Bunda makanin itu semua coklat yang udah kamu buka sampe eneggg, mengingat km cuma suka sensasi bukanya aja, bukan coklat nya. Udah yaaa abis ini ga ada beli2 kinder2an lagi, kembali lagi ajalah jajan wafer superstar atau momogi.. 😂😂😂

Biaya PG – TK – SD Mutiara Bunda Bandung

Hello!

mau update biaya pg tk sd mutiara bunda bandung alias mutbun untuk tahun ajaran 2015 – 2016 yah..
kenapa mutbun aja saat ini? ya karena saat ini saya baru punya info mutbun saja… jadi lebih baik segera dishare..

Berikut info biaya nya yaaa.. maaf nih berupa capture an foto2 yang penting kan info yang dikasih yaaa hihi

IMG_5156.PNG

IMG_5158.PNG

IMG_5159.PNG

IMG_5157-0.PNG

Ikea is finally here!

“Bun, kita ke Jakarta yuk, Ayah mau ke pameran beton.. Nanti kita nyoba ke ikea sekalian yuk”

Mengingat jarang2 Mas Ewa ngajakin ke Jakarta, jadi saya langsung mengiyakan begitu aja ajakan tersebut. Berangkatlah kita ke Jakarta hari Jumat sore.. Pas mau sampai km 30, Mas Ewa iseng cek email, ngelihat attachment pameran beton yang TERNYATA berakhir hari itu juga dan jam lima sore pula!

Mas Ewa: “Bunnnn ternyata hari ini dong hari terakhir pameran nya”
Saya: “😅😅😅😅😅 ya sudah ya Yah, udah terlanjur, udah mau sampai jakarta juga.. kita nikmati Ikea aja besok..” Seperti biasa selancar2nya dan sesantai2nya kita di perjalanan, tetep aja sampai di rumah Jakarta sekitar jam 9an malam. Sampai Jakarta seperti biasa kita istirahat karena kecapekan, besoknya sekitar jam 7 pagi kita semua udah on dan mulailah kita siap2 buat ke Ikea, karena kita rencana pengen jam maksi disana.

Berangkatlah kita sekitar jam 10.30 dari rumah, kebetulan Ibu saya lagi keluar kota jadi dapet privilege mobil pribadi Ibu dan juga sopirnya. Rute kita yaitu lewat tol Jorr masuk ke Tol Bintaro Bsd gituu.. Pakai google maps sih tapi yang pasti keluar tol bsd masih berbelas kilometer menuju Ikea.. Pas udah mau sampe Ikea, dimana saya melihat towernya dari jauh, rasanya udah happyyy banget..

Bisa dibilang banyak banget kenangan saya sama Ikea haha.. Kebetulan dulu tuh tempat ujian saya semasa di Amsterdam itu cuma beda satu stop metro sama Ikea. Jadi sering banget tuh kalo abis cape2 ngerjain exam, maksi nya atau makan malemnya di Ikea. Ikea juga jadi saksi tempat menghibur diri saya yang jauh dr keluarga. Aslinya cuma barang2nya yang lucu aja yang bisa bikin saya nyaman di rumah dulu, klo ga ada mungkin saya sering mewek keinget keluarga.

Baiklah, kembali lagi ke perjalanan menuju Ikea Indo, pas udah deket gedungnya, terlihatlah antrian mobil sudah mengular buat masuk ke parkiran.. Alhamdulillah yah enaknya pergi sama supir adalah bisa diturunin di lobby dan pak supir pun saya minta untuk cari parkir yang ternyata dapetnya di mall alam sutera.

Akhirnya, masuklah kita ke gedung besar berwarna biru dengan tulisan kuning tersebut.. Komen pertama: PENUH! Apalagi pas liat antrian di foodcourtnya sempet jiper parah.. Mas Ewa udah agak sungut2 pas saya ttp maksain ngantri.. Ya keleeess lebih pengen makanannya daripada liat furniturnya sesungguhnya.. Berhubung saya bawa babysitter, sy minta si babysitter ngantri, saya-Mas Ewa-Keanu muter2.. Ternyata walaupun antrian mengular di foodcourt, lumayan cepet kok, jadi belum beres kita muterin display area, si mba udah heboh ngehubungin saya dan bilang udah mau sampai mas-mas yang ngelayanin Bu.. Saya pun memesan 15 buah swedish meatball, salmon asap, penne tomat, french fries sama minuman2. Akhirnya nyobain juga swedish meat ball halal, setelah selama di Belanda saya selalu kepengen nyoba tapi harus ditahan2 karena disana kan ingredientsnya babi. Yang bikin kehilangan di food court Ikea ini ngga ada taart semacam daim taart etc, kayanya belum pada sampe Indo deh. Total kerusakan makan di Ikea hampir Rp 200.000 bisa untuk 3-4 orang. Yang bikin seneng di Ikea ini banyak yang abis makan beresin meja dan piringnya sendiri, ditaruh di rak piring kotor. Senangnya liat Indonesia tertib yah, kata siapa orang Indo ga bisa jaga kebersihan? Di food court ini masih banyak pegawai Ikea yang dari luar negeri, atmosfer resto dan display area yang persis banget kaya di luar, kalo menurut saya sihh Ikea ini persis kaya di Den Haag sana, hal ini ngebuat saya kalo nabrak orang bilang “excuse me” hahaha berasa di luar negeri aja ya.

Beres makan kita pun berputar di market display nya alias tempat barang2 nya dijual jadi kita tinggal ambil trus masukin trolley deh.. Sesungguhnya ngincer sofa, rak buku, cutlery, semuanya temporary sold out. Jadi pulang ke rumah cuma bawa printilan aja deh, tapi kita semua happy!

Kunjungan ke Ikea diakhiri dengan beli ice cream cone do it yourself, yang menurut saya rasanya jg enak.. Persis banget keluar dari kasir ada yang jual makanan2, kalo di luar negeri ada taart2 disini lagi2 ga ada.. Mungkin taartnya blm sampe yah. Kalau mau liat foto2 nya bisa diliat dibawah ini.. Saya sekeluarga alhamdulillah happy banget dan mau balik lagi donggg..

IMG_5094.PNG

IMG_5095.PNG

IMG_5096.PNG

IMG_5093.PNG

IMG_5098.PNG

IMG_5097.PNG

IMG_5099.PNG

IMG_5100.PNG

IMG_5101.PNG

IMG_5102.PNG

IMG_5107.PNG

IMG_5110.PNG

IMG_5109.PNG

IMG_5112.PNG

IMG_5113.PNG

IMG_5111.PNG

IMG_5116.PNG

IMG_5114.PNG

IMG_5115.PNG

Perdana potong rambut..

Sebenernya bukan perdana potong rambut sih, udah pernah sebelumnya, tapi biasanya yang motongin Umi nya atau Eyangti nya alias nenek-neneknya..

Berawal dari begini…

IMG_4820.JPG

lalu dibawalah ke tukang cukur.. sebenernya tadinya pengen ajak ke kiddy cut tapi berhubung anaknya udah mau, trus kebetulan pas nemenin Bapaknya meeting sama klien dibawahnya ada tempat cukur; ya udah dicukur disini aja deh..

IMG_4863-2.JPG

setelah dipotong hasil akhirnya menjadi…

IMG_4887.JPG

banyak yang bilang mirip Bruno Mars 😝

Premier Haji Backpacker

Sekitar beberapa minggu yang lalu, saya dapet rezeki nomplok diajak nonton premier film Haji Backpacker sama teh Zahratul Jannah atau biasa dipanggil teh Sara. Ngga pikir panjang dong, sewaktu teman saya sesama ortu di sekolah Keanu yaitu Ceu Astri ngajakin nonton premier film ini, saya langsung bilang MAUUUUKKK, apalagi waktu dibilangin ada pemeran utamanya ikutan nonton yaitu Abimana Aryasatya.

Premier filmya sendiri diadakan di XXI Bandung Indah Plaza. Berangkat dari rumah sama Ceu As, sampai sana udah ada Teh Sara dan tentunya ada Abimana nya. Pas liat langsung… duuhhh.. my kind of guy haha. Keliatan cool, cakep, muka anak baik-baik, tapi cowo banget. Langsung keinget suami tersayang deh *melototin foto Ewa*. Abimana nya dikerubungin sama banyak abege, tapi alhamdulillah, berbekal ada koneksi Teh Sara, saya, Ceu As, dan Mba Ita yang menyusul datang bisa foto bareng dehh sama Mas Abimana.

IMG_4615.JPG

cakep ya? tapi masih cakepan mas Ewa deh hihi

akhirnya mulailah kita nonton filmnya

IMG_4614.JPG

filmnya bercerita tentang seorang laki2 yang patah hati lalu memutuskan buat berkelana dan berbuat semaunya aja.. Lebih kurang ceritanya tentang bagaimana seseorang kembali menemukan Allah aja di hati nya, gimana prosesnya. Menurut saya sih filmnya bagus, gambarnya bagus banget. Saya paling suka akting Laura Basuki disini, dapet banget feel kalau dia bukan orang Indo nya. So far puas nonton film ini, bikin pengen umroh banget🙂

Anyway terimikiciiii Teh Sara udah dikasih tiket gratis.. Boleh lo kapan2 ajak kita2 lagiiii…

IMG_4617-0.JPG